Sebagian besar orang-orang mungkin
banyak menulis surat untuk pemerintah, tokoh masyarakat, selebriti dan bahkan
presiden. Tidak ada yang menulis surat untuk seorang penulis, bukan? Aku lebih
memilih menulis surat untuk salah satu penulis idolaku. Aku tidak tahu
tujuannya apa. Aku juga tidak berharap dia membacanya atau tidak, aku juga
tidak berharap surat ini akan membuat aku dapat bertemu dengannya, yang kutahu
aku hanya ingin menulis ini. Aku hanya ingin menyampaikan segala hal yang ada
didalam hatiku. Sudah lama aku mengenal Ilana Tan. Aku belum pernah melihat
wajahnya, tapi aku merasa begitu akrab ketika pertama kali membaca bukunya. Saat
itu, temanku meminjamkan tritologi 4 musim-nya dan aku langsung jatuh hati. Aku
beli novel-novel tersebut walaupun aku sudah membacanya. Sejak itu, semua karya
Ilana Tan yang terbit pasti aku beli. Tritologi yang pertama kali aku baca
adalah Winter in Tokyo. Aku langsung membayangkan mungkin ini akan menjadi
hebat suatu hari nanti jika di film-kan. Dan benar saya, aku dengar memang akan
segera tayang. Ilana Tan adalah sosok yang romantis karena hal itu jelas
tergambar dari gaya penulisannya. Ilana Tan adalah penulis. Ya, semua tahu dia
memang penulis. Tapi, maksudku adalah dia benar benar benar penulis. Tidak ada
yang tahu tentangnya, tetapi mereka tahu tulisannya. Lewat tulisannya semua
orang dapat mengenalnya. Dia hanya memperkenalkan dirinya lewat tulisan, dan
itu hebat. Mungkin ini yang membuat aku begitu mengidolakannya, karena aku
setuju padanya bahwa tugas penulis adalah menulis jadi tidak perlu menunjukkan
dirinya. Aku ingin suatu hari bisa menjadi penulis sejati sepertinya. Dan aku
senang, Indonesia memiliki penulis seperti Ilana Tan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar