Rabu, 27 April 2016

Gegana

This is the really real life!
Saya sudah mulai galau. Bukan tidak mau menjadi orang yang tidak bersyukur. Terkadang keegoisan datang dan membuat dilema. Memang jujur, dari dulu sesuatu yang saya punya hanya menulis. Tulisan saya pernah beberapa kali mendapatkan apresiasi dan itu menjadikan saya begitu percaya diri untuk mengatakan, "saya ingin bekerja diperusahaan media cetak atau menjadi jurnalistik." Bekerja sesuai dengan passion kita memang menyenangkan. Tapi sekali saya terjebak di dalam melakukan apa yang orang anggap "keren".

Dan sekali lagi saya mengubah jalan hidup saya dengan "harus memiliki pekerjaan tetap, tetapi menjadikan passion sebagai freelance". Saya akan tetap menulis disamping saya bekerja. Semoga kelak bisa menjadi novelist yang memiliki bisnis "warung kopi kecil-kecilan".
Pembaca mohon doa agar saya tidak terjebak di zona nyaman ((((((:

Rabu, 13 April 2016

Lolos dari gelar pengangguran

Well, Finally I've job!
Tepat sebulan setelah balik ke asal, saya dapat kerjaan di salah satu badan pemerintah. Fiuhh... lega banget rasanya bisa ngejawab pertanyaan orang-orang seputar "kamu kerja dimana sekarang?" Dan kalian tau nggak? hidup saya berputar 180 derajat! Guess what?! I must to be a morning person. So, I'm wake up at 5 a.m then sleep at 9 p.m! It's such a precious thing. Insomnia saya pun perlahan hilang, Alhamdulillah...

Karena perjalanan saya dari rumah ke kantor memakan waktu sejam, so, mau gak mau saya harus bangun pagi biar gak kena macet juga. Hidup saya benar-benar teratur, sumpah! habis magrib kalau tidak lagi halangan pasti sudah tidur karena ngantuk sekali dan capek diperjalanan. Ibu pun terlihat senang sekali mendengar saya akhirnya diterima kerja setelah sudah melewati 3x interview yang kemudian di php-kan T.T

Pengalaman kerja dihari pertama sungguh membuat saya gugup, persis kayak mau sidang skripsi.
Semoga ini langkah awal untuk karir yang baik.